Or you can click the link below to proceed:
Parpol Tinggalkan Simbol Agama
Pasca Orde Baru, partai-partai politik berbasis agama dinilai telah meninggalkan simbol-simbol agama. Hal itu dilakukan parpol untuk meraih suara dalam pemilihan umum. "Semua partai harus mau jalan ke tengah untuk mendapat dukungan. Partai yang mau jadi besar harus bisa merangkul dan menyatakan (partai) ini milik semua," kata pengamat politik, J Kristiadi, saat diskusi Preferensi Agama dalam Perilaku Politik Pemilih di Indonesia, di Jakarta, Selasa (31/8/2010). Dikatakan Kristiadi, hilangnya simbol-simbol agama dalam parpol setelah bangsa Indonesia belajar dari Orde Baru. Selama Orde Baru, agama Islam direndahkan dengan menjadikan instrumen politik. "Kampanye dulu perang ayat. PPP cari ayat untuk membenarkan milih PPP, Golkar juga punya ayat lain. Saya kira itu merendahkan agama," katanya. "Bangsa ini belajar sangat baik dan sangat cepat. Partai meski dasarnya Islam tapi merangkul semua. Meskipun partai Islam tapi tidak pakai simbol-simbol Islam seperti PKB, PAN, PKS. Seperti partai PKS sudah katakan part
Want to be redirected immediately?
Register yourself at Ping.sg to get rid of this page and also to get your read counted as Pong.